
- Saat mendekati waktu presentasi, baik di kelas maupun di tempat kerja, seringkali muncul perasaan cemas. Bukan berarti hal tersebut tidak wajar, tetapi juga bukan sesuatu yang tidak bisa diatasi dan dilatih.
Memang, tampil di depan banyak orang dalam sebuah presentasi merupakan pekerjaan yang sulit. Namun, rasa takut dan cemas dapat berkurang jika mempersiapkan diri secara matang.
Kuncinya terletak pada latihan pikiran dan pendekatan yang digunakan saat menghadapi penonton serta saat menjadi pusat perhatian.
Dikutip dari situs The University of Queensland Australia, berikut ini 5 cara untuk mengurangi rasa cemas saat presentasi:
1. Pastikan materi presentasi disusun secara jelas dan teratur
Pintu utama untuk menyelesaikan semua tugas adalah mengatur segala sesuatu secara terencana.
Membuat presentasi yang terorganisir dapat membantu pembicara memahami alur dan titik utama yang kamu sampaikan.
Tentu saja secara tidak langsung ini bisa membuat kamu mengalami situasi kosong atau bingung.
Persiapkanlah materi presentasi jauh-jauh hari. Manfaatkan gambar yang menarik tetapi pastikan pesan utama tetap jelas disampaikan.
Mulai dari awal, bagian utama atau hal penting, dan penutup. Buat dengan cara yang sederhana.
Pahami dengan lebih mendalam materi yang akan disampaikan dalam presentasi dan sesuaikan dengan kebutuhan dari para pendengar. Selalu pastikan kamu memahami seluruh isi materi serta alur penyampaiannya.
2. Latihan Berkali-kali untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri
Hanya membaca materi sekali tidak cukup untuk mengurangi rasa cemas sebelum presentasi.
Baca materi berkali-kali, sehingga kemungkinan rasa cemas dan gugup bisa berkurang karena diri sudah memahami pola materi tersebut.
Jika diperlukan, rekam diri saat memberikan presentasi, perhatikan intonasi, gaya penyampaian, dan pahami istilah-istilah yang kurang kamu mengerti.
Juga simulasi gangguan seperti pertanyaan apa yang muncul, kemungkinan kesalahan pada slide atau perangkat komputer.
Terakhir, mintalah masukan dari teman atau keluarga, dengarkan saran mereka, dan perbaiki bagian yang masih kurang.
3. Mengatasi Rasa Takut dengan Kepercayaan Diri
Mulai mempertimbangkan segala kemungkinan terburuk tidaklah salah. Kamu mampu mengenali berbagai pikiran negatif yang menyebabkan rasa cemas.
Buatlah catatan singkat mengenai berbagai kekhawatiran yang mungkin muncul selama presentasi.
Berikut adalah beberapa variasi dari teks yang diberikan: 1. Selanjutnya, periksa kembali apakah semua kekhawatiran tersebut benar-benar masuk akal atau hanya berlebihan. Tanamkan dalam diri bahwa ini adalah tantangan yang bisa diatasi dengan mudah. 2. Setelah itu, evaluasi kembali apakah ketakutan tersebut benar-benar realistis atau hanya terlalu berlebihan. Kembangkan keyakinan bahwa ini adalah tantangan yang dapat dilalui dengan mudah. 3. Kemudian, lakukan pengecekan ulang apakah semua kecemasan tersebut nyata atau hanya terlalu berlebihan. Tanamkan dalam pikiran bahwa ini adalah tantangan yang mudah dihadapi. 4. Berikutnya, tinjau kembali apakah semua kekhawatiran itu benar-benar wajar atau hanya terlalu berlebihan. Percayalah bahwa ini adalah tantangan yang bisa diatasi dengan mudah. 5. Setelah itu, lakukan pemeriksaan kembali apakah semua kekhawatiran tersebut benar-benar realistis atau hanya terlalu berlebihan. Kembangkan pemahaman bahwa ini adalah tantangan yang mudah dilalui.
Pahamilah bahwa segala kemungkinan buruk bisa diatasi jika kamu tetap tenang menghadapinya.
4. Selalu Siapkan Rencana Cadangan
"Siapkan payung sebelum hujan" merupakan peribahasa yang pantas diingat sebelum memulai presentasi.
Kekhawatiran, ketidakpercayaan diri, dan gugup sesekali muncul akibat takut menghadapi hal yang tidak terduga. Namun jangan khawatir, dengan membuat rencana cadangan dapat membantumu siap menghadapi berbagai gangguan yang mungkin terjadi.
Kategorikan 3 kemungkinan skenario terburuk yang bisa terjadi, misalnya dari sudut pandang gangguan teknis, pertanyaan sulit, dan lupa mengingat poin-poin utama.
Siapkan tindakan penanggulangan untuk setiap situasi terburuk. Contohnya dengan menyimpan salinan file presentasi di flashdisk, ponsel pintar, atau komputer. Hal ini penting agar Anda tidak mengalami kendala jika tiba-tiba file presentasi di laptop tidak bisa dibuka atau laptop mengalami masalah.
Dengan cara ini kamu tidak perlu khawatir dan dapat mencoba laptop teman atau peserta saat presentasi, lalu mengakses file yang telah tersimpan di flashdisk.
Mempersiapkan rencana cadangan dapat meningkatkan rasa percaya diri serta membantumu menghadapi kecemasan dan tantangan yang muncul.
5. Tetap Tenang Sebelum dan Saat Presentasi
Sebelum melakukan presentasi, penting untuk menjaga tubuh tetap rileks dan tenang. Pastikan pikiran, otot, dan tubuh dalam kondisi nyaman agar rasa cemas bisa berkurang.
Latih pernapasan, ambil napas dalam sebelum memulai presentasi di depan banyak orang. Tenangkan pikiran dan tubuh selama proses presentasi. Pikiran yang tenang serta kendali diri yang baik dapat mencegah rasa cemas.
Namun, sebaliknya, jika kamu kesulitan mengendalikan diri dan merasa cemas sebelum memulai presentasi, maka kemungkinan besar akan kehilangan fokus dan rasa percaya diri bisa menurun.
Tidak selalu mudah menghadapi banyak orang saat berbicara di depan umum. Namun, dengan menerapkan trik sederhana tertentu, rasa cemas bisa berkurang.
Menyiapkan bahan secara memadai, berlatih berbicara, serta memahami teknik psikologis merupakan cara yang efektif untuk membantu mengurangi perasaan cemas.
Posting Komentar
Komenlah dengan sopan